CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Showing posts with label TransTravel-Holiday. Show all posts
Showing posts with label TransTravel-Holiday. Show all posts

14.10.14

Jakarta, New Life, New Home..

Back again to Jakarta, after 3 years assignment abroad, from the country that not only so damn beautiful but also as peacefully as hell, yeaah this is Jakarta, the city full of hope for 250 milion others people, I was born and raised here, grew with the hardness of the environment.

Jakarta is the most sophisticated city among others in this country, while other city maybe or mostly don’t have what... mall... elevator... escalator.. decent airport or maybe just simple as don’t have KFC or Jco, well... I think I miss Switzerland, but not the job hell no, the job is worst job ever, but the Country is... what is the right word... is... Heaven

What I mean by the heaven is... the people, the society and the system is working together to create heaven, yes it has to be created, I salute them, maybe they are atheist, maybe they don’t believe God, or maybe they don’t believe in heaven, but infact, they do try to creating heaven on earth. So what is heaven? the holly book describe heaven as place that have so many beautiful park, that the strange rivers accross below them, a place that no one feel suffered, and always happy or feel simply peace, and that is Switzerland, at least I feel that way.

All system is meant to be easy, it have to be easy, you name it, they have it, what? Transportation always on schedule, every 8-15 minutes, the deck is so low that can make people so easy to walked trough, by people I mean for every level age, man and women, pregnant or senior, the payment system is by machine, online, can bought also from simply smartphone, thats the only tiny example what heaven is.

The park... so beautiful, clean, decent, fresh with so many big trees and green grass in a yard, always like that, the park also became the place for socialize, for kids playground, for couple that in love, for family ocassion, it’s the park that reunite them, to contemplate by looking at the high of blue sky, blue lake and crystal green river, yup, crystal water of lake and river apparently is not a myth, its real! Hahaa...

What else... the scenery of the mountain.. is..... for God sake is Perfect!! But I believe is not about the view, is not about the scenery that make it perfect, no its not, I do believe all view is the same, all scenery is the same as beautiful as everywhere else in the world, what the difference is the easyness of access, yes the easyness. Back then, never cross on my mind that would like mountain so much and feel amaze of the view there, I don’t understand also why my friends would let them self suffered and struggle just to go the mountain in indonesia, to risked their life and endangered their health, so there it was, I don’t like to go to the mountain.

But in switzerland, its easy, every mountain always have more than one alternative transportation, always available using car, train, tram, cable car, etc, the top of mountain always have restaurant and panoramic deck for tourism attraction, the key is easyness, everything must keep easy to be accessed and enjoyed.

So.. now Jakarta is real, this is the real life now at least for the next 2 or 3 year left I wish to accomplish certain things to do, such as having kids, got master degree on collage, perhaps scholarship better, greatest vacation on honeymoon holiday, and... what else... just to keep survive and health by more keen on routine of swimming and fitness, and hopefully my body would be like Jeff Said or not known model in many underware boxes, hahaa...

 Ps : Love you my wife, thanks for making all easy
(trus, Dhis...?!!)

9.2.12

Swiss.. At First...


udah lamaaaa bgt gag nge-blog, nah ini dya, i’m baack !! lagian sang istri juga udah posting blog ttg kehidupan baru di sini, yah supaya gag ketinggalan ikutan posting juga ahhh… yes here i am at swiss, tepatnya di jenewa, kanton/provinsi paling barat di swiss. to be honest, saya jujur mempertaruhkan reputasi baik saya saat sekolah SD dulu, bahwa pada saat penerimaan surat tugas utk ditempatkan di jenewa, saya… saya sama skali tidak tahu dimana itu jenewa !!
saya, yg mendapat julukan raja ibukota waktu SD dulu, hapal lebih dari 90 % ibukota negara2 didunia, saya sudah tahu ibukota maroko adalah rabat, ibukota suriname adalah paramaribo, ibukota afrika tengah adalah bangui, saya tahu sejak saya SD, tapi gag tau dimana jenewa ?? ya iyalah itu kan bukan ibukota.. hahaaaa….. betul kawan, ibukota swiss buka jenewa, bukan juga sekali lagi, bukan zurich !! tapi bern, tempat istri juga bekerja ditempatkan, terpisah 158 km, setara jakarta-bandung lah.

so whats up ini here ?? .. hmmm… swiss identik dengan coklat, susu, keju, alpen, gunung es, salju, danau, taman2, pohon2 dengan daun warna-warni…. pokoknya klo pemandangan mah persis sama dengan kalender!! hahaaaa……. oya sama wallpaper windows… heheee…. swiss berbahasa mayoritas german, lalu perancis, italia, dan roman, di jenewa berbahasa perancis dengan penduduk mayoritas protestan, maklum d sni lah gerakan pembaruan reformasi gereja jean calvin, sbg salah satu bapak pendiri kota jenewa. di bern, berbahasa swiss-german (mereka gag mau disamakan dengan bhs jerman)

mengenai bahasa, penduduknya strict bgt hny mau pake bhs perancis, jadinya, elo punya toefl and toeic tinggi juga gag akan ngaruh daahh, paling juga pake bahasa isyarat tuk nunjuk ke menu makanan.. hahaaa…. (sering bgt ini mah)… dulu pernah sumpah serapah klo saia benciiiii bgt ama bhs perancis….. and oh mai goat….. here I am, ditugaskan ke tempat berbahasa perancis.

being here is wonderful, (mencoba mendeskripsikan tanpa membandingkan sama jakarta tercintaahhh), udara sangat amat bersih, makanya ada anekdot klo orang asia di sni pasti milih mobil convertible yg bisa dibuka atapnya, kayak di pelem2.. hahaaa…… jalanan rapi, bebas macet, bus dan tram banyak…. anehnya, tepat waktu!! datangnya bus dan tram setiap skitar 15 menit slalu sama setiap jadwal, di halte2 dipasang timer berapa menit lagi bus/tram akan datang, yah ampuuuunn….
kereta??? kereta yg slalu saya maki2 di jakarta-bekasi ituh?? kalaah jauuuuuh bgt, d sni kereta paling murah 2nd class aja pasti duduk, tepat waktu, cepeeeet bgt, kayak pesawat..... alhasil ke bern cuma 1 jam 45 menit, beda kan jakarta-bandung bisa ampe 3 jam...ck..ck...ck....

di jenewa banyak taman2, danau dan sungai sbg pemandangan indah, apalagi pas musim gugur, daun2nya warna-warni kayak di kalender ama wallpaper, gw rasa, ustadz yg berdakwah d sni dan ngenalin islam dengan menawarkan surga dengan sungai2 mengalir, taman2 indah, dijamin gag bakalan laku, karena mereka udah punya semua itu, sungai bersih jernih, danau, taman, transportasi yg teratur, apalagi??
(trus, Dhis...?!!)

4.6.11

1001 ALASAN HARUS PUNYA MOBIL PRIBADI

Biar ku ceritakan suatu hal padamu kawan, tentang centang perenang transportasi di negeri kita, atau kalian punya cerita lain, yang lebih seru mungkin, kita share saja di sini, pernahkah kawan merasa sakit hati dengan transportasi di negara kita, atau, agar tidak sangat sakit hatinya, mari kita perkecil saja ruang lingkupnya untuk jakarta dan sekitarnya.. atau biar amannya, kita sebut saja negeri itu antah berantah...


#1. Ngetem, dasar sopir geblek! Waktu ngetem terlama yang pernah saia alami adalah 30 menit jika angkot, dan 40 menit jika bus, dan apakah cuma diem, ternyata enggak, tuh angkot di goyang-goyang dengan tujuan si penumpang mengira akan segera pergi, wkwkkk... gag heran banyak orang bodoh di negeri antah berantah ini, dari pemimpin sampe sopirpun berkonspirasi tuk membodohi warganya.. sialan!!



#2. Panas, emang si ni negeri tuh daerah tropis, tp jangan ngetem lama-lama sampe mateng-teng keringetan kaleee..!! di dalem angkot/bus berkaca film dipenuhi orang-orang dan ibu-ibu dengan belanjaan pasarnya cumi-cumi dan udang berbau busuk, atau sekedar anak SD dan SMP keringetan berceloteh ramai melebihi ramainya 5 kucing jantan memperebutkan 1 betina kondor....

#3. Gag napak!.... gag percaya?? Coba naik kereta ekonomi hari kerja jam 5 sore dari arah kota ke depok, dijamin gag napak!!










#4. Gag aman, di jalanan menempati peringkat ke-2 sebagai perenggut nyawa manusia... peringkat 1 adalah..... tempat tidur!! Kriminal di bus/angkot/kereta memang nyata, bayangin aja mahasiswa yang dilempar dari kereta karena gag mau nyerahin laptop, eh udah di serahin kok, tetep aja dilempar, kayak lele dilempar ke baskom, belum lagi pengamen yang minta-minta di bus dengan modal suara serak dan nada mengancam, muaaakkk lah pokoknya.

#5. Leled.. yahh.... nih angkot/bus leletnya minta ampun klo cuma sedikit penumpangnya, bangsaatt!!

#6. Bauu.... bete bgt klo nyium bau manusia di angkot/bus, emang dah, pantesnya di bantai aja skalian orang-orang berbadan bau... kekekeee.....

#7. AC.. pengen rasanya bakar tuh bis klo ACnya aja dah gag beres, kotor, bau, dan gag dingin, gila, malah tambah penyakitan deh klo naik bus umum di negeri ini, wajarlah klo rakyatnya penuh sesak dirumah sakit, dan jangan skali-kali menyalahkan rakyatnya. Asap rokok dan polusi dimana-mana masuk ke dalam sistem AC bus tersebut.

#8. Berdiri 2 jam!! Rekor saya berdiri 3 jam perjalanan bekasi-blok M dan sejak saat itu, sumpah serapah saya tak pernah padam tuk urusan yang satu ini, yah, tua-muda, laki-laki, perempuan, anak kecil, kakek-nenek, wanita hamil, ato pegawai yang blum digaji kantornya pun harus merasakan berdiri di bus jahanam negeri antah berantah yang kita maksud, miris, berdiri sambil memandang orang-orang tidur.














#9. Loncat... orang-orangnya di negeri antah berantah ini jago loncat loh!! Gimana gag, saban naik-turun angkot/bus terlebih kopaja ato metromini harus loncaatt!!! Brengseekk!!... istri saya pun heran ada perempuan yang santainya bertelepon di dalam kopaja, berdiri, sedang zig-zag, lalu loncat turun, dan masih sambil telepon... wkwkwkkk.. kami pun sepakat untuk tidak naik kopaja lagi.... kampreett!!

Maka tersebutlah di negeri antah berantah ituh, satu hal yang paling disukai oleh rakyatnya adalah memaki, memaki apa saja dan sudah menjadi bagian sehari-hari yang mendarah daging dalam jiwa mereka, yaitu makian terhadap sistem transportasinya, makian itu semakin hari semakin hebat, keras menusuk hati, dan seiring berjalan waktu, makian itu melemah, semakin lemah, karena rakyatnya semakin pasrah, dan akhirnya... tidak peduli... karena.. untuk apa memikirkan transportasi dan memakinya dari tempat yang serba susah, jika bisa membeli mobil, setidaknya, dengan punya mobil, bisa memaki dari tempat yang nyaman dan ber-AC.... hihiiiii.....

And let the good raised, artinya biar saya jelaskan kelebihannya dulu jika punya mobil pribadi, setidaknya angan-angan yang bisa saya lakukan, jika punya mobil pribadi, oh ya, saya tinggal di bekasi dan berkantor di sekitaran jakarta pusat, dengan estimasi waktu pulang pergi secara total 5 jam lebih setiap hari dihitung dari waktu keluar rumah, sehingga.. yah.. saya adalah orang yang benar-benar tepat dalam urusan memaki transportasi









#1. Kapan saja, kemana saja. Dengan mobil pribadi yang slalu bertengger di garasi, maka kita bisa pergi kemana saja dan kapan saja kita mau 24 jam 7 hari 365 hari! Isn’t that amazing... heheee.... ini memliki implikasi serius nan revolusioner bahwa dengan prinsip kemana saja dan kapan saja, kita bisa memenuhi kebutuhan pribadi atau kedinasan, bahkan juga bisa secara darurat misal sakit ato membantu tetangga yang sedang perlu, banyak deh manfaatnyah.. lagian, not all problem can be handled by taxi... I don’t trust them...

#2. Bisa bawa apa aja. Isn’t that suck to carry all that thing, pengen bawa barang banyak tapi bete sampe mampus klo naik angkot.

#3. Bisa muat banyak!. Bahagia rasanya memang jalan-jalan dengan keluarga dalam satu mobil, bercanda ria, ketawa-tawa, saling cerita dengan bebas di satu mobil.. aahhh...... kehidupan lengkap sudah... priceless!!

#4. Holiday in one package instantly!!. Bayangkan dalam suatu sore yang panas, dan tiba-tiba ingin ke pantai!!... maka segera saja lewat tol JORR pintu jati asih, keluar di semper barat, kurang dari 1 jam sudah sampai di sana, menikmati pemandangan laut dan memakan makanan rumahan yang dipersiapkan sang istri? How lovely is that... atau tiba-tiba ingin ke puncak, masuk tol JORR jatiasih langsung keluar puncak setelah bogor, kurang dari 1 ½ jam sudah bisa menikmati hawa sejuk puncak lengkap dengan jagung bakarnya, dan durasi perjalanannya hampir sama dengan ke bandung!! Go figure..!!















#5. Mendukung program pemerintah. Wkwkkk... karena memang pemerintah kita yang berwenang dalam urusan angkut mengangkut masih berpikir primitif alias yang dibangun adalah jalan aspal nan solid, bukannya jalur rel, air, sky train, sub way, etc seperti negara maju lainnya (bahkan india yang katanya slum dog punya subway sekelas singapura) maka dengan punya mobil pribadi, kita turut mendukung program primitif pemerintah tersebut, wkwkkk.....


(trus, Dhis...?!!)

4.3.09

Komuter... JKT-SING-KL (part two-last)


so, d KL, komuternya lebih lengkap and terpadu, istilahnya integrated lahh, malaysia memadukan layanan komuter antara monorail, subway, bus, dan kereta byasa dalam satu layanan atw single trip fare, artinya dengan skali bayar bisa ke tempat tujuan dengan kendaraan yg beda2..

favorit gw tuh monorail, simple and compack, kayak d taman mini, tp ini lebih bagus, track kereta nya tuh single, jd kliatan simple dan gag ganggu pemandangan kota, station nya jg bagus, nyatu ama jembatan d atas jalan raya gitu.. masih sama ama MRT, beli tiket, brosur utk turis.. pokoknya kyk kendaraan d masa depan klo liat d film2... relnya tuh bukan rel byasa, tp cuma... mhh.. apa yahh.. pkknya cant describe dehh... sophisticated !!!


wkt itu mo ke petronas twin towers, dan hanya bisa naik subway yg langsung ke gedung sebelah petronas, KLCC, dan gag spt MRT, subway d KL menghubungkan gedung2 perkantoran, mirip US. jd kita naik monorail dulu, trus interchange ke subway (kyk busway laa), subway malaysia juga gag jauh beda ama MRT, tp lebih kyk subway d US, gag ada interchange d dlm tanah, jd cuma 1 tingkat ajahh..

mengenai bus d malaysia, mmhh.. waktu itu mo ke putrajaya, tempat pusat pemerintahan malaysia, kyk gedung DPR, istana presiden, dan rumah2 pejabat di pusatkan dalam 1 kota namanya putrajaya yang di jadikan tempat wisata juga karena lokasi dan ornamen2 kota yang indah bgt. utk ke sana harus naik kereta yang sejurusan ama kereta ke bandara KL, KLIA... jd pas mo bayar, pasti d tanya, mo ke putra jaya ato KLIA, karna cuma ada 2 pilihan itu.

karna keretanya di pake juga buat ke bandara (klo d JKT namanya BUS DAMRI kalee yahh, yg mahal ituhh..) pastinya keretanya bagus bgt, kyk... kyk... apa yahh... bagus deh, ber-AC dan ada TV-nya dengan film2 dari Astro, hidup penuh warna, hahaaa... sampe d putrajaya, keliling naik bus, busnya sama kyk busway, tp ada pencetan tombol bel buat berhenti, yg gag ke pake juga karna bus berhenti tertib d setiap halte, bahkan ad yg cuma tiang plang rambu byasa setinggi 2 meter bergambar bus, tapi orang rela nunggu hujan2an d deket tiang itu, dan bus pun berhenti d deket tiang, smua dengan tertib...

okey... time to go home, dari KL mo balik lagi ke singapore, waktu itu gw milih naik kereta, kereta byasa d atas tanah, buat variasi ajahh, skalian bandingin ama kereta jadebotabek... hahaaa...sama aj c, ad klas bisnis dan eksekutif yg agak mahalan, gw pilih yg pilihan pertama... and then, kejutan pertama, slain dpt tiketnya, juga dapet jadwal pemberhentian kereta d stiap station lengkap ama jam and menit.

kejutan kedua, setelah masuk kereta, ternyata itu yahh.. udah paling murah.. tp ber-AC dan ada TV pula dengan acara film bioskop astro.. d dalem yahh... sepiii bgt, luas dan lega deyhh... sampe d singapore, lgs pulang and balik ke jakarta....

thanks to singapore-KL yg telah memperlihatkan layanan komuternya yg terbaik, dan semoga Jakarta bahkan indonesia bisa mencontoh, setidaknya klo bukan dari sisi teknologi infrastruktur, tp mulai dari budaya dan kebiasaan masyarakatnya. semua indah, bila tertib dan saling memudahkan.
(trus, Dhis...?!!)

Komuter... JKT-SING-KL (part one)

Dengan bangga gw bisa bilang klo gw a/ seorang komuter... yupz... komuter.. jd gini, gw tu klo bepergian lebih prefer aja klo naik kendaraan umum ato namanya angkot klo d indonesia, rather than taksi yahh... klo gag kepepet bgt, misal bawaan banyak ato keburu waktu.

seru aja gitu klo naik angkot, trus kereta trus nyambung2 lg dengan berbagai jenis kendaraan yg beda2... serasa ada petualangannya gitu dey.. hehehee... jd, seblum mo pergi ke suatu tempat, yahh pasti yg paling penting a/ peta!! karna d situ kita bisa liat lokasi dan patokan2 terdekat yg bisa kita kenal, selebihnya kita bisa jalan kaki ato naik kendaraan umum.

klo kata film transporter, "transportation is complicated business", hahahaaa....
bener bgt tuh, aplg d indon ini, gag abis pikir ada daerah yg gag ada layanan komuternya (such as bali..) coz d khawatirkan bakal kumuh, and macet.. pikiran yg amat sangat primitif.

trus, angkot2 and kereta d jkt juga jauuuh bgt dari nyaman, busway lumayan lahh... walau gag bisa d bilang jelek, tp tetep gag nyaman, tapi... yahh... lumayanlah, daripada gag ada... hahaaa...

Komuter - singapore

layanan komuter terbagus yg pernah gw alamin mungkin singapore and KL... d singapore terkenal dengan layanan MRT nyah yg bisa menjangkau hampir seluruh kota.. sebenernya MRT tuh kereta subway byasa d dalam tanah, bedanya stasiun bwh tanah d singapore tuh jadi satu ama mall ato pusat perbelanjaan bahkan perkantoran, maka gag heran klo jalan2 raya nya tuh sepiii bgt, kebanyakan orang sibuk lalu-lalang tuh ya d dalam tanah, alias MRT station.

hebatnya lagi, singapore memadukan layanan komuternya dengan layanan turisme nasionalnya, atw d sebut singapore tourism board.. jadi setiap station MRT pasti ada tuhh bagian layanan turis plus brosur2 pariwisata lengkap ama peta yg bisa d ambil, gratis.... trus ada juga brosur mengenai hotel2 lengkap ama harganya..

MRT station sbnrnya gag layak d bilang station coz lebih mirip mall, daleeemm bgt ke dalam tanah, aplg klo pas d station interchange nya, itu bisa tiga tingkat ke bawah, dan anehnya, stiap tingkat punya escalator sendiri aja gitu, misal mo ke tingat 1,2 ato 3, yahh tinggal pake escalator masing2 ke tingkat tersebut, plus lg, ada juga escalator horizontal, hahaaa... jd kyk orang norak waktu itu, bolak-balik sengaja naik escalator horizontal, padahal d bandara soekarno-hatta juga dah ada khan...

kayaknya, MRT d singapore tu menjunjung tinggi HAM dan nyawa manusia, hahaa.. lebay.. but its true.. secara d subway, gag mungkin kan ada kecelakaan kereta tabrak mobil, ato metromini kayak d JKT... dan juga antara peron station ama rel MRT nya tuh ada partisi kayak dinding berpintu-pintu, jd kita gag mungkin bisa ngliat tuh rel'nya, pas kereta MRT berhenti, pas bgt ama pintu-pintu itu, pintu kereta ama pintu partisinya baru deh kebuka... very-very safe.... klo d negeri indonesamatigampang, waahhh... kecelakan kereta dah gag kehitung deh, yg mati juga ngenes bgt kondisinya, well, knock it off.... kembali kepada keindahan dan kemodernan negeri sebrang...

dan yg paling amazing... buat beli tiketnya tuh pake mesin... mesin kyk atm gitu !!! jd gag kayak busway yg bayarnya sama tiap halte, biaya di setiap station MRT tuh beda2, bisa d liat d peta d atas mesin tiketnya.. dan itu touch screen broo!! pas dah pencet sana-sini, tentuin tujuan, masukkin deh uangnya.. trus, amazing lagi, mesin itu nelen uang kertas !! uang kertas bisa d telen ama tuh mesin, hahaa... geloo dahh, cuma beda beberapa kilometer ama negeri indonesaapaapamahal, jomplang bgt mana yg modern mana yg primiif..

okeyy.. setelah itu keluar tiket yg kyk kartu atm, bukan kertas, tp kartu... pas mo masuk gate nya... kartunya d deketin aja ke sensor receiver, truss bunyi beepp... palang besi bergeser, baru deh kita masuk.. dan itu banyak gate nya... jd gag bakal ngantri lama... kartunya.. kita tetep megang buat kluar di gate station tujuan.. setelah itu masukkin lg kartunya d mesin.. keluar deh uang 1 dollar, itu buat biaya deposit kartu itu, jd, kita tuker lagi dengan uang... cangging...

komuter - KL

dari singapore ke KL... kita punya alternatif komuter, mo naik bus ato kereta, secara waktunya sama aja... kurang lebih 8 jam. waktu itu gw naik bus singapore-KL. sepanjang perjalanan gw cuma liat kebun-kebun aja, tp bukan sembarang kebun, yaitu kebun kelapa sawit, gila dan canggih, d kanan-kiri jalan tol ampe d tanam kebun kelapa sawit sebagai tulang punggung perekonomian negara, sesuatu yg kita pernah ngalamin, tp sekarang d ambil alih malaysia.

waktu pas mo msk malaysia, byasa kita musti cap paspor gitu khan, masuk ke terminal bus imigrasi yg menurut gw.. astaga.. hahaa.... u wouldn't believe it... itu tuh terminal segede kampung rambutan atw pulo gadung... okey..okey.. lo bayangin terminal kampung rambutan ato pulo gadung.... itu tuh tertutup... d dalam gedung, ber-AC, dan... dan... berlantai keramik!!! bersih, lengkap dengan layanan turis, kayak bandara dehh... dan itu, berlantai keramik !! di lewatin bus dan berlantai keramik, okey deh, gw balik kalimatnya, lantai keramik itu d lewatin bus!!... I must be crazy at that time...
(trus, Dhis...?!!)