CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

23.3.17

Semester II - MTI UI

Yeay..!! here we come di semester 2, yaitu awal tahun 2016, yess..!! setelah puas liburan skitar 2 bulan, kami liburan di puncak, dan anyer, kini kami kembali ke kampus, kembali ke capek dan ngantuk, pulang selalu jam 10 malam, hadeeh... ya sudah lah ya, disyukuri sajah.. hahaa.... oh ya lupa pelajaran berharga di semester 1 kemarin adalah saya bisa INSPECT ELEMENT, wkwk... jadi kita kaget pas liat-liat nilai di SIAK, kok ada temen yang share nilainya 100..!! eeh.. ada temen laen lagi nilainya bisa 120..!! wkwk... ternyata pake yang namanya inspect element, klik kanan di web SIAK, inspect element, search atau find, ubah nilai, reload, foto deh, dijamin berhasil nipu banyak orang, haha.. 

1. PITI (Perencanaan Infrastruktur Teknologi Informasi) 
Ini diaa... eh kenapa emangnya, hehee.... yah ini matkul pertama yang akan gw bahas, ini soal PERENCANAAN, yak, 1 kata yang bakal sering gw denger di semester 2 ini. Oke, perencanaan, yang direncanain adalah infrastruktur. Kita sering denger kata infrastruktur dan yang paling kita tau bahwa itu adalah hardware, ternyata artinya lebih dari itu. Ciri dari infrastruktur adalah DIPAKAI BERSAMA layaknya jalan raya atau jembatan, nah dalam TI, semua hal yang dipakai bersama, mau itu software, hardware yang dipakai bersama sebagai dasar dan digunakan untuk mendukung hal yang lebih tinggi lagi, maka itu dinamakan INFRASTRUKTUR.





Untuk bisa dipakai bersama-sama dengan baik dan bisa dengan tepat mendukung bisnis kita, maka harus direncanakan, agar.... kita bisa tau kebutuhan kita bagaimana, kapasitas sekarang seperti apa, bagaimana merancang pemulihan bencana, bagaimana agar meminimalisir Outage, gitu lhoo... hehee... Langkah pertama tentu kita musti kelompokin, nah dalam infrastruktur ada 3 pendekatan, yaitu platform, service, dan pattern, dimana setiap pendekatan itu kalau dipakai bersama maka itu dinamakan infrastruktur. Disini juga dipelajari soal manajemen tingkat layanan itu apa aja, lalu merancang SLA yang benar, merancang data center dan pemulihan bencana.



Dosennya nyentrik, masih anak muda banget, rambut gondrong, dan ngajar pake jaket kulit bekas motoran, hahaa.... asik lah pokoknya, gak terlalu demanding juga. Dosennya juga sering cerita pengalaman dia menjadi penjaga server, ngerjain proyek dsb. Ujian juga normal ada UTS dan UAS dengan open note, jadi kita musti catet kecil-kecil banget karena open note Cuma sebesar kertas A4, hehee... tugas? Ada, ribet, eh gampang deh, Cuma berbentuk slide aja, untuk dipresentasiin. Tugasnya tentang PITI. Tugas PITI yah kayak Pra-nya PSSI, PSSI akan dijelaskan berikutnya. Kita pake studi kasus Telkomsel, ya sama kayak PSSI sih, malah kita Cuma comot persis dari bagian strategi TI di tugas PSSI, Cuma kita tambahin jadi slide PPT, udah sih itu doang.



Overall, gak terlalu ngerti, hahaa... mungkin juga dari dosennya udah bikin ngedown juga sih, dia bilang infrastruktur tuh bukan bagian yang penting, karena gak mendatangkan competitive advantage, karena sekarang setiap organsiasi punya infrastruktur yang seimbang, sama-sama punya jaringan, data center, server, dll, kan? Trus apa yang bikin berbeda? Ya strategi bisnis dan sistem informasinya aja. Slide tugas PITI tuh kita bikin ya standar ya, visi misi, permasalahan strategis, kondisi TI saat ini, visi arstitektur, portofolio aplikasi, landscape aplikasi, strategi TI, analisis kesenjangan, dan terakhir adalah ROADMAP. Waktu presentasi ya cukup kebantai sih, ditanya ini itu darimana asalnya, trus kenapa pake ini itu, hahaa... yah jawabnya spik-spik aja, kekekeee....oya untuk bikin landscape arstitekturnya pake TOGAF, disinilah pertama kali tau soal TOGAF, dan bakalan kepake banget ternyata ya buat bikin IT Master Plan gitu-gitu lah.





Oke, kembali ke dosen yang bilang infra itu gak penting, ternyata, pas balik ke kantor setelah lulus, infra itu puenting bangeeet..!! maha penting infra dengan segala duitnya, hahaa... ya karena model pembelanjaan PNS apalagi klo bukan buat beli BARANG? Nah disinilah kita musti pintar-pintar putar otak mau beli apa lagi disetiap awal tahun anggaran, pusing gak lo, bukannya mikirin belanja untuk pelatihan, license, sertifikasi, audit, dll. Eeh... kantor mah malah senengnya beli barang.. hahaa....

2. PSSI (Perencanaan Strategis Sistem Informasi) 
Gw kira bakal belajar apaan ya... ternyata it’s all about ITMP, yeaa. IT Master Plan, IT Blue Print, atau kalau terakhir-terakhir pas kerja sekarang namanya RISTIK (Rencana Induk Strategi TIK) yuhuuu... keren kan, hehee... belajarnya ngapain? Agak sedikit awang-awang, intinya adalah cara membuat ITMP itu, kayak konsultan/vendor yang dibayar ratusan juta!! Yeaay... langsung ngebayangin klo kerja bikin ITMP buat kementerian yang stafnya pada bodoh dan bayarin kita sebagai konsultan bermilyar-milyar, heheee...




Belajarnya text book banget bukunya ward and peppard, judulnya SPIS (Strategic Planing Information System), well bukunya keren, kata dosen sih begitu, dipuji-puji mulu sama dosen-dosen. Bukunya tebel, hhmm... tipikal buku yang disusun orang tua ya, gak terlalu jelas mendetailkan teknis, kebanyakan konsep dan awang-awang. Karena agaknya membuat PSSI ya bebas-bebas aja, setiap orang bebas berkreasi, supaya gak mandeg idenya dan sesuai dengan kebutuhan organisasi masing-masing.




So apa itu PSSI? Pertama kita belajar tentang evolusi peran TI, jadi dulu awalnya TI itu sekedar data processing, Cuma ngitung dan memproses data, lalu berkembang menjadi MIS (Management Information System), kayak website gitu... nah sekarang eranya Big Data, Data Mining, Data Warehouse, Forecasting. Katanya pencapaian tertinggi pengunaan TI adalah kalau sudah bisa memforecasting, meramal, memperkirakan, ya bener juga sih. Setelah evolusi kita juga harus mikir soal peran TI, TI-nya mo jadi apa? Naaah... dulu itu TI hanya sebagai support atau pendukung, mustinya TI yang baik itu adalah yang menggerakkan bisnis, dan dapat menciptakan peluang baru berkat penggunaan TI. Matkul ini mirip-mirip MIK (Manajemen Informasi Korporat, dijelasin nanti), Cuma disini belajar soal strategi teknisnya, SI-nya dan Infra-nya. Intinya si perencanaan dan pemetaan, pemetaaan SI dengan McFarlan Portofolio.

Kenapa butuh PSSI? Setiap pertemuan selalu ditanya dan dibahas, jadinya hapal deh, hahaa.... PSSI digunakan terutama untuk meng-align alias menyelaraskan antara strategi bisnis dengan strategi SI/TI, gak tau kenapa jadi SI dan TI adalah hal terpisah. SI adalah interaksi antar orangnya, TI adalah cara mencapainya/delivernya. Yah begitulah, mengawang-awang kan ya. Tujuan lain PSSI adalah agar tidak terjadi silo-silo (istilah yang bakal sering didenger kedepannya). Silo-silo adalah pulau-pulau informasi dalam satu unit bisnis/organisasi, banyaknya aplikasi dengan data yang sama, atau banyaknya aplikasi namun gak bisa saling berhubungan, atau banyaknya aplikasi yang gak jelas apa tujuannya, dan banyaknya unit organisasi dalam satu kantor yang bisa membangun aplikasi serampangan.



Bagi MTI itu semua BERBAHAYA, hahaa... jadi diperlukanlah PSSI agar setiap orang dalam perusahaan punya pandangan yang sama tentang strategi bisnis dan apa yang dicapai oleh bisnis, dan bagaimana TI bisa mewujudkannya, melalui strategis SI/TI, gituu ceritanya, fyuuh.... tujuan sampingan ya supaya tidak kehilangan momentum bisnis dan supaya tidak kehilangan pendapatan lainnya. Okey, cut the crab, stop omongan gak jelasnya, langsung ke tugasnya aja, yaitu membuat PSSI/ITMP.

Baik dosen ataupun asdosnya gualak banget, jutek lah pokoknya, dan sadis, ya ngajarin gitu-gitu aja, konsep doang, tapi teknisnya ga, ya kita cuma meraba-raba aja deh. Jadi intinya ya membuat PSSI itu adalah strategi, STRATEGI adalah membandingkan kondisi saat ini, dengan kondisi ideal atau yang ingin dicapai, lalu ada gap analysis, susun strategi dan roadmap, that’s it..!! udah itu aja, hahaa... ya ngemeng mah enak, pelaksanaannya gimana? Wkwkk... ya udah kita contoh lah bekas tugas senior kita, kekeee....

Langkah-langkahnya adalah seperti gambar dibawah, dah itu aja, itu muluuu yang dijelasin dengan kata mengawang, detailnya gak diajarin, toolsnya apa gak dikasih tau disuruh belajar sendiri. Intinya ada 3 phase, phase analisis kondisi saat ini, phase kondisi masa depan, dan phase strategi/roadmap. Hasil dari PSSI harus ada business IS strategi (aplikasi), IS/IT Strategy Management (pengaturan SDM), dan IT Strategi (Infrastruktur) di setiap phasenya, susah pokoknya, hahaa... kita ngerjain sekenanya aja, gak ngerti mo ngapain, pas phase-1 dikumpulin, jreng..jreng habis kita dibully, katanya analisisnya dangkal, kok halamannya dikit, mustinya halamannya banyak skitar 50an lah.. 



Disitu kita baru tau ternyata ini tugas serius, hasil akhirnya bakal ada ratusan halaman. Disitu juga baru dikasih tau analisis tuh toolsnya kayak SWOT, Value Chain, PESTEL, apaan lah, kenapa gak ngomong dari kemaren-kemaren nyet... hadeehh... dibully abis pokoknya, pakek diancem bakal gak dilulusin, sereeem dah... heheee... pake toolsnya gimana? CARI TAU SENDIRI... hahaa.... Lalu tibalah tugas phase-2, kita mulai serius, kita wawancara orang Telkomsel, kebetulan ada temen yang kerja disitu, mulai kita susun pertanyaan, rekam, bikin transkrip, bagi-bagi tugas, mayan, halamannya udah lebih banyak, wkwkkk...tugas kok dinilai dari jumlah halaman. Intinya tugas ini berkesan lah pokoknya, mana gw termasuk yang kelompoknya dapet perhatian dari asdos karena tugasnya masih kurang bagus, sial...



Berkesan capek banget tugasnya, musti banyak baca halaman yang banyak, lalu diakhir tugas ada presentasinya, dibully asdos, ahh capek... tapi worthed lah, karena ilmunya berguna banget, kita jadi tau proses membuat ITMP, jadi pas baca ITMP kita gak bingung kok tiba-tiba muncul ada aplikasi ini darimana, ternyata dari RENSTRA, atau darimana roadmapnya, dari analisis kondisi masa depannya, begitulah.. Dulu sebelum kuliah kita gak ngerti apa itu ITMP, apa gunanya, bacanya juga gak ngerti darimana dapetnya, sekarang udah tau, jadi klo ngobrol sama bapak-bapak lulusan S2 TI udah nyambung, dulu mah mereka ngomongin TI kita semua bengong deh.

3. MIK (Manajemen Informasi Korporat) 
Mata kuliah tentang manajemen,bisnis, dan strategi, wah kalo ngomongin MIK gak akan ada habis-habisnya, dan setiap ketemu temen lama atau reunian pasti yang akan diomongin ya tentang mata kuliah MIK ini dengan dosen fenomenal pak BR. Dosennya galak bro, hahaa... gak boleh telat, klo telat gak boleh masuk. Tiap jam kuliahnya, kita musti baca tema apa yang bakal diajarin, jadi musti baca silabus dan baca bukunya, karena kita disuruh ceritain apa yang kita baca, dan ada tanya jawab juga, gak bisa jawab atau gak ada yang mo ceritain? Bakal dimarah-marahin plus nilai minus, hahaa...



Sumpah dah, ini satu-satunya mata kuliah yang membuat jumlah mahasiswanya mau gak mau sering masuk dan jarang bolos, apalagi telat, udah gitu setengah jam sebelum kuliah dimulai kita bakal anteng di kelas baca-baca, hehee.... keren emang ye taktik bapaknya, bikin semua orang deg-degan sport jantung. Trus bisaaa aja bapaknya ngebully, ntar dibilang kenapa gak dapet beasiswa lah, kuliah di IPB lah, ketuaan lah, level S1 lah, gw lempar pake sepatu lah, sampe pernah dapet tugas yang ada presentasinya, trus kita gak bisa jawab apa itu IPO, wkwkkk...

Dah cukup lah soal BR-nya, kini soal kuliahnya, tentang... bisnis... yap... 100 persen bisnis dengan belajar full text book dari applegate, dosen harvard business school yang fenomenal itu. Ini ajarannya adalah tentang model bisnis, atau business model, bagaimana IT mendukung dan merubah model bisnis, bagaimana IT bisa selaras dengan model bisnis. Bagaimana menggunakan analisis Five Competitive Forces, McFarland dll. Asiknya adalah kita belajar lewat studi kasus, atau case study, entah kenapa kalau pake bahasa inggris lebih enak ya, hahaa... jadi di buku itu ada materi, lalu case study bagaimana peran IT dalam merubah model bisnis atau menjadi inspirator perubahan model bisnis, istilah kerennya Driven by IT. Studi kasus terkenal itu tentang American Hospital, Amazon, Layanan Tiket, bubble dot com era, kasus enron sehingga munculnya peraturan Sarbane-Oxley, dimana setiap perusahaan, terutama perusahaan keuangan/saham wajib menyimpan datanya dengan baik dan akurat.

Pertemuan 1-4 masih rajin tuh materinya ada di SCELE, kesininya gak ada, SCELE-nya kosong, hahaa... ya soalnya belajarnya cuma dari buku itu aja sih, jadi ya gak perlu donlod apapun dari SCELE. Gw cek di folder gw juga gak ada tuh slide materi apaan kek, karena bapaknya ngajar pake slide entah darimana, paling Cuma 4-5 slide, tapi bisa ngemeng sampe 2 jam, sambil bahas studi kasus yang di buku, tanya jawab, bully, ketawa-tawa, marah-marah, wah pokoknya horor, hahaa..... sport jantungnya itu lho, unik dan khas.

Studi kasus tuh kayak bahas Amazon, gimana dulu amazon berdiri, dari jualan buku, lalu berubah jadi jualan barang apa aja pake pihak ketiga, lalu berpartner dengan toys r us, nah peran TI dimana. Lalu studi kasus pelayanan tiket di amerika, dulu ada airlines yang masang dedicated line untuk pemesanan tiket ke counter-counter di seluruh amerika, naah, airlines lain gak bisa masuk, atau bayar sewa, karena jaringannya udah disediain sama si airlines yang canggih itu. Trus ada studi kasus tentang Enron, semacam perusahaan energi yang memanipulasi data keuangan sehingga terlihat selalu untung, jadi sahamnya selalu naik, padahal perusahannya bobrok. 



Secara substansi apa yang diajarin ngena banget dengan kehidupan sehari-hari, kita jadi tau peran TI, dan SDM di organisasi, bagaimana managingnya, GRC (Governance, Risk, and Complience)-nya berperan dalam penerapan TI. Bahwa TI, tata kelolanya, bukan sekedar teknologinya, sangat berperan untuk menjadikan TI sebagai penggerak bisnis utama, dan bahkan menciptakan peluang bisnis baru, berdasarkan analisis Five Competitive Forces buatan Porter. Selain hal diatas, kita juga belajar studi kasus terkini, yaitu trend e-commerce, Go-jek, Uber, dll. Apakah akan bertahan lama? Atau bakal terjadi bubble burst tahun 2000an dulu?



Menurut bapaknya, yang akan bertahan lama adalah Matahari Mall, karena mereka memang punya barangnya yang asli, kemudian dijual kembali lewat e-commerce. Menurut gw sih enggak, karena selain saingan udah banyak banget, kecenderungan orang-orang dan toko-toko tuh semakin mengarah ke kustomisasi dan konvergensi, mengerucut spesifik pada satu jenis barang. Kalau Matahari ya kayaknya orang dah pada males lah ya, liat aja pada sepi kan, hehe... yah Cuma menurut gw doang sih, apalah gw, Cuma butiran rinso, sekali kucek pun ilang.

Oya selain pak BR, dosen yang ngajar juga pak RS yang kata cewe2 sih ganteng banget, putih plus arab. Ahh gitu doang ganteng. Dah itu aja.

4. MPPI (Metodologi Penelitian dan Penulisan Ilmiah) 
Jreng..jreng... inilah mata kuliah paling horor, mata kuliah yang akan menentukan kelulusan kita smua, wkwkkk... karena klo gak dapet A/A- maka gak boleh ngerjain KA di semester 3, itu artinya harus nambah biaya seharga 1 motor vario, kata mas dian, calon CIO PLN. Wekekekekkk... kebayang kan betapa menyengatnya aroma persaingan di mata kuliah ini, yaitu bersaing dengan mata kuliah lain yang tugasnya juga sealaihum gambreng. Intinya, eh udah intinya aja, hahaa... ya intinya soal metodologi dan penulisan ilmiah. Dijelaskan bahwa level S2 itu problem solving bla..bla.. sama kayak kegiatan pas waktu OMB sih. Intinya adalah mencari masalah, penarikan masalah, studi literature, dan merancang metodologi.



Jujur, mata kuliah ini dengan dosennya pak RS memberikan pengalaman berbeda dibanding mata kuliah yang lain. Pikiran gw seakan terbuka, TERCERAHKAN lah pokoknya, amat sangat TERCERAHKAN. Karena apa yang beliau sampaikan tuh udah sesuai banget dengan pikiran gw selama ini, Cuma ya pikiran doang, gak sampe jadi tulisan apalagi slide. Slide-slide pak RS juga satu-satunya yang meriah berwarna dibanding mata kuliah yang lain, yah jadi bikin semangat aja setiap ikut kuliahnya, hehee... pada awal-awal kuliah masih asik banget kuliahnya, jadi soal cara berpikir manusia yang terbagi 2, yaitu ada rasional, emosional dan kultural. Lalu cara berpikir rasional pun bermacam-macam, ada yang secara statistik, matematika, logika, dan bahasa atau argumentasi. Kesemua hal itu, diperlukan untuk membuat keputusan, atau decision making, yang harus mengandung 3 hal, GOOD THEORY, GOOD DATA, AND GOOD METHODOLOGY, ituuuu terus yang diulang-ulang, and it’s all so true, gw sukak banget pelajaran kek begini.





Lalu apa itu penelitian (research)? Penelitian adalah kegiatan yang sistematis untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi, dalam rangka meningkatkan pemahaman kita terhadap suatu fenomena yang kita suka atau yang menjadi perhatian kita. Nah itu! Hehee... jenis-jenis penelitian ada applied (terapan), policy (kebijakan), positivist (develop law), intrepretive (aspek why, naratif, bercerita). Nah, di MTI akan heavy ke Policy research, yang terbagi menjadi 2, yaitu ada evaluatif, dan ada desain. Nah karena si bapak RS ini memang konsultan akut, jadi ya kita beruntung dapet ilmu soal konsultan gitu, misal tentang FGD dan kaitannya dengan intrepretive research, bahwa kebenaran itu ya adanya di setiap pikiran orang masing-masing, dengan FGD, semacam rapat, semua ide-ide dikumpulkan, lalu dicarikan polanya, dan menjadi suatu solusi, itu aja sih simpelnya.

Di minggu ke-2 mulai deh horornya, tugas 1 launching, yaitu bikin BAB-1, ya BAB-1, jadi tugasnya ke depan bikin BAB-1 sampe BAB-3 lengkap. Yang kalau nilainya A/A- berarti dah dianggap layak menjadi proposal KA. Oya untuk BAB-1 ini titik krusialnya adalah di problem analysis, apakah kita bisa menemukan masalah dengan tepat, bukan masalah yang dicari-cari, atau masalah yang dibuat-buat. Toolsnya adalah dengan fish bone, sama persis seperti OMB dulu. Wah, rasanya deg-degan, campur aduk, karena ini adalah tugas INDIVIDU, bukan maeeen.

Di sela-sela minggu kuliah, ada materi penghibur, yaitu soal Desk Research/Secondary Research, ini lanjutan materi soal jenis-jenis penelitian itu. Dinamakan Desk Research karena memang datanya adalah berupa kata/data hasil penelitian orang lain, yang kemudian kita gabung-gabung untuk mendapat pola dan menjawab asumsi/hipotesis kita. Fyuuh.. yah dinamakan penghibur karena memang gak ada peminatnya, wkwkk... kesannya sih gampang, tapi nyari datanya bakal susah, dan ribet, gak semua instansi mau ngeluarin data. Jadi ya, sebagai penghibur aja. Dan juga desk research juga belum terlalu ngetrend ya di Indonesia. Begitu kata si dosen.



Lalu berapa tugas BAB-1 guwe? Jreng.. jreng.. Cuma belasan, wkwkkk, Cuma 17 apa yak... itupun termasuk tinggi juga lho, banyak yang nol..!! ya nol..!! kita semua kaget pas dibalikin hasil tugasnya, karena ada semacam list penilaian, dinamakan borang, kita juga baru tau, wow!! Amat sangat presisi sekali list penilaiannya, bahkan untuk bagian RQ (Research Question) musti ada tanda tanyanya, dan itu ada poinnya. Dasar masalah ekspektasi dan realita, itu ada poinnya. Dan, banyak faktor yang bakal bikin nilai terhenti, misal dasar masalah kurang kuat, mengada-ada, atau gak selevel S2, bahkan jika penulisan referensi dan daftar pustaka salah sebanyak 5x, maka nilai terhenti, sadiisss!!. Yang jelas saat itu, hati gw terasa pupus, hancur, luluh lantak, terbayang musnah impian kuliah 3 semester, karena perjuangan untuk dapet A/A- makin berat, hiks..

Lanjut kuliahnya, ada pelajaran soal, SSM (soft system methodology), makin ke sini, makin kualitatif aja, karena itu memang keahlian pak RS sih, konsultan banget. Bahwa setiap orang punya ide masing-masing, kita musti temuin polanya, lalu kita jadiin rich picture, nah nanti akan jadi solusi, atau kebenaran sesuai konsensus pada saat itu, melalui FGD (Focus Group Discussion). Untuk kualitatif, metodenya ya hermeneutics, atau ilmu tentang kata, olah datanya lagi pake coding, tagging, atau yg lainnya, jadi kata itu diolah, dikasi kode yang semirip, dikumpulkan dan dianalisa, misal banyakan mana, atau maknanya apa.



Lanjut ke tugas 2, yaitu membuat BAB-2 yang isi utamanya adalah studi literature, atau literature review. Studi literature isinya ya tentang definisi atau istilah yang kita jadiin kata kunci dari RQ, misal RQ’nya evaluasi kepuasan layanan aplikasi bla...bla.. untuk mendukung bla.. bla... nah minimal punya 3 kata kunci. Trus dari masing-masing kata kunci kita cari definisinya, contohnya, dan penelitian sebelumnya dengan metode 3C2S!! Ya 3C2S tuh metode canggih, isinya Compare, Contrast, Critize, Summarize, dan Syntesize. Dari mana? Dari SUMBER TEORI!! Aaahhhh musti banyak bacaaaaa... dari jurnal, buku teks, KA sebelumnya dll. Pada fase inilah mulai banyak banget buka remote lib untuk mengakses berbagai macam database jurnal terkenal macam Proquest, Science Direct, IEEE Explore dll. Nilai gw di tugas 2 ini? Cuma 20an, hahaa... semakin pupus..



Perkuliahan selanjutnya diajar oleh Bu BP, seorang wanita luar biasa, ketua DSTI UI, semacam kepala TI-nya lah, oh, CIO-nya UI!! Kereen banget, ngajarnya detail banget, kebanyakan sih dia tentang kuantitatif, statistik, cara membuat kuesioner, menyebarkan kuesioner. Pokoknya diajarin bahwa semua yang kita tulis di KA harus ada contohnya di jurnal atau penelitian sebelumnya!!. Wah ribet, hehee... metode ajar dia simpel, kita langsung dibawa ke contoh jurnal, ada 3 yang menurut dia sangat bagus. Jadi mata kita dibukakan dengan belajar langsung dari jurnal, bagaimana mencari dasar masalah, mencari RQ yang kadang tersembunyi, mencari TF yang kadang bukan hanya gambar, lalu masuk ke metode, dan penyusunan kuesioner. Bagaimana kotak-kotak indikator dalam model TAM atau DeLone and McLean menjadi beberapa pertanyaan, dan pertanyaan itu bersumber dari mana, yah begitulah.

Ibu ini pokoknya keren, ngomongnya datar, jelas, tone-nya soft, namun menekan merangsek masuk ke dalam hati, nyelekit pokoknya kalo udah ngomong soal KA. Hahaaa..... dosen MPPI inilah dianggap sebagai dosen killer, kenapa? Karena mereka akan tau apakah KA kita sempurna ataukah KA kita cuma akal-akalan kita doang, kekekekee....

 Lanjut tugas 3, yaitu bikin BAB-3, itu tentang metodenya bakal pake tools apa, alur penelitiannya juga gimana, inputnya apa, prosesnya apa, trus output setiap kegiatannya apa. Disini gak terlalu ribet sih, intinya kita comot dari bab 2 yang menurut kita oke berdasarkan 3C2S, kita pilih aja dari situ, nah di bab-3 kita udah fix menentukan bakal pake apa, standar apa, misal langsung tulis pake AHP, atau ISO 27005, dll. Nilai gw? 60an kayaknya, wkwkkk... semakin pupus sodaraaa... perkuliahan pun juga lanjut sembari ngebahas jurnal-jurnal ala bu BP. Sambil kita ngerjain tugas 4!!

Tugas 4 adalah gabungan Bab 1 sampe Bab 3, jika hasilnya baik, maka niscaya bisa lanjut KA di semester 3, jika hasilnya buruk, ya silahkan bayar 17 juta lageee. Jadi tugas 4 itu ya simpel sih, cuma menyatukan apa aja yang udah kita buat dari tugas 1-3, kita perbaiki berdasarkan revisi setiap bab bagi yang bernilai di bawah 60. Naah, sebelum tugas 4 resmi dikumpulin, kita ada sesi waktu presentasi di hadapan dosen MPPI, dua-duanya!! Pak RS dan Bu BP, wow..!! konon saat presentasi itulah kita bakal dibantai layaknya sidang.

Kesempatan presentasi tuh 2 kali, ya si asdos selalu mendorong kita untuk ikut presentasi, tapi entah temen-temen kelas gw pada gak semangat tuh, wkwkk... mungkin karena udah tau ngapain presentasi toh nilainya juga bakal jelek-jelek juga kan. Alhasil presentasi sesi pertama ada beberapa yang daftar, Cuma 2 orang!! Cuma gw dan dimas, haduuuh... itu deg-degannya setengah mampus!! Kadang malu juga, udah tua kok masih takut, udah tua kok masih deg-degan, ya tapi emang faktanya begitu, wkwkkk...

Jreng..jreng.. dosen pun tampak kecewa, karena yang presentasi cuma 2 orang, ya sudahlah, mustinya si dimas yang presentasi duluan, tapi dia alesan mo ngeprint dulu, jadinya gw yang pertama, mampus!! Wkwkk... okelah bener aja dibantai, dasar masalah kurang kuat, gak ada pembanding, apa ukurannya, pake nominal bla..bla... apa itu heurmeneutics, kenapa pake itu, sudah berapa teori yang dibaca, bagaimana alat bantu itu bisa menyelesaikan masalah bla..bla... kedua dosen silih berganti membantai sekaligus memberi masukan untuk tugas 4 gw. Yah worthed lah, semua terbayar dengan pujian kedua dosen kepada kami atas keberanian kami untuk presentasi di kali pertama untuk semua kelas, saya yang pertama!!

Semua hal itu worthed, dan alhamdulillah.. nilai tugas MPPI saya A !!!!! wow!! Gw bahkan sampe gak percaya, gw cek ulang itu SIAK, iya bener selalu A. Ternyata semua nilai tugas 1-3 gak selalu linier, ada nilai kebijaksanaan disitu, terutama bagi yang nilainya selalu merangkak naik. Alhamdulillah luar biasa.

Belajar mata kuliah MPPI ini menurut saya enlighten banget. Disinilah kita tau soal berpikir rasional, macam-macam pemikiran, macam-macam metode penarikan kesimpulan, cara mencari masalah, tentang triangulasi, bahwa semua pernyataan harus ada dasarnya dari sumber teori. Pada mata kuliah ini pula kita berkenalan dengan database jurnal dan banyak banget baca jurnal, dan membaca jurnal itu sangat membantu kita berpikir logis, karena jurnal selalu disusun secara runut dan ilmiah. 

Fyyuuh... lelah dan capek banget banget di semester 2 ini, perjuangannya pakek keringat, darah dan air mata.. darah itu maksudnya mimisan ya, hahaa... karena terlalu sering tidur jam 2-3 pagi demi ngerjain tugas PSSI dan MPPI. Gw juga merasakan mual-mual dan mau muntah setiap inget deadline tugas MPPI dan PSSI. Baru di semester 2 inilah tau betapa kerasnya kuliah di UI karena banyak yang mengalami sakit, tipes dan demam berdarah di kelas sendiri dan kelas lain. Alhamdulillah kami enggak, berkat vitamin Ester-C dan sabun detol, serta rajin makan indomie rebus tiap malam, wkwkk...

ini meme yang tepat untuk semester 2 di MTI UI:




1 comments:

Anonymous said...

Wah post mengenai pengalaman di MTI UI ini sangat membantu saya mas, kebetulan saya baru saja lulus simak dan akan mengikuti kuliah bulan depan. Kalau boleh saya mau meminta materi ketika matkul metodologi penelitian dan literatur2 yg membantu karena saya mau mulai menyusun tesis dari sekarang hehe. Kalau mas tidak keberatan membantu saya dapat mengirimkan ke email saya ttes381@gmail.com. Terimakasih :)