CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

27.2.18

Cara Membuat Koneksi Client-Server Aplikasi SAS 2018




Apakah anda pengelola keuangan yang kesulitan menggunakan aplikasi SAS? Bingung membuat koneksi client-server untuk Aplikasi SAS? Sudah berkoordinasi dengan orang KPPN namun tetap tidak ada hasil, malah dibilang gampang-gampang saja? Dibilang gak perlu settingan khusus?

Nah..!! anda datang ke blog yang tepat, tanpa berbasa-basi saya akan jelaskan cara membuat koneksi server-client Aplikasi SAS 2018.

Tapi tunggu dulu, saya mau cerita, satuan kerja saya baru saja berdikari alias berdiri di atas kaki sendiri. Nah, sebagai satuan kerja baru, harus melakukan setting aplikasi-aplikasi keuangan yang kata pengelola keuangan kami sangat sulit dan ribet. Kemudian saya dikenalkan dengan Aplikasi SAS 2018 yang sampai saat ini saya tidak tahu apa kepanjangan dari SAS 😄

Singkat cerita, sang pengelola keuangan ingin dibuatkan koneksi server-client, bahwa ada server atau komputer yang dijadikan server. Okey dalam hati saya. Segera saja saya minta petunjuk teknis dan manualnya. Dalam bayangan saya tinggal klak-klik menu di atas, mungkin ada menu connect to server, atau ada menu make this computer a server.

Namun, alangkah terkejutnya saya mengetahui tidak ada petunjuk teknisnya, tidak ada manualnya, apaa..!! seperti sinetron india yang zoom in dan zoom out. Aplikasi besutan Kementerian terkaya se-Indonesia ternyata primitif, masih pakai Foxpro, dan tidak ada manualnya. Satu-satunya cara belajar adalah lewat whatsapp dengan orang KPPN katanya, oke saya bilang tanya aja caranya bagaimana.

Jawabannya gimana? Cuma jawab gampang, kan di sana ada orang TI, gak ada setting khusus, cuma nembak IP saja.

Hadeeeh… nembak IP? Istilah apa itu? Saya orang TI gak ngerti istilah nembak IP. Caranya gimana, klik apa, masuk ke menu apa gitu lho…😞

Aplikasi SAS 2018 ini cukup penting soalnya, bisa-bisa gak gajian kalau pengelola keuangan ini gak pakai Aplikasi SAS 2018. Kita sudah menghubungi pengelola keuangan di satuan kerja yang lain, jawabannya nihil, mereka juga gak tau caranya. Gimana sih ini? Aplikasi penting, banyak dipakai orang, tapi minim transfer knowledge.

Saya paham sih, aplikasi ini cuma diinstal sekali setahun, dan para pengelola keuangan juga menggunakan banyak aplikasi primitif lainnya. Pengelola keuangan juga enggan mengganti komputernya karena mereka paham, sekali ganti komputer bakalan repot instal-instal aplikasi keuangan lainya, dan itu sangat mengerikan jika aplikasi baru yang telah diinstal malah tidak berjalan.

Kepada Kementerian Keuangan, tolong bereskan pekerjaan ini, buat sistem yang baik, on-line, permudah dengan frequently asked question, petunjuk teknis dan manual. Dan paling penting, jangan banyak aplikasi lah, integrasi donk, tolonglah, kasihan para pengelola keuangan ini siang, malam sampai sabtu-minggu kerja keras melototin aplikasi, kantung mata mereka sudah membesar, hehee….
😉

Oke gak usah panjang lebar, udah gak sabar kan mau tau caranya? Mau tau aja atau mau tau banget? Ini dia..

1. Buat hubungan server-client. Sebenarnya bukan bentuknya yang seperti server segede gaban juga, komputer biasa sebenarnya bisa kok. Misal  mau ada koneksi beberapa komputer di ruangan dengan Aplikasi SAS, maka anda harus tentukan komputer yang ingin dijadikan server.

2. Pilih komputer sebagai server yang punya spesifikasi tinggi, baik, dan tidak punya kenangan masa lalu dengan mantan, eh.. maksudnya tidak punya sejarah kerusakan di masa lalu. Komputernya harus tinggi, baik, dan pengertian, duh, maksudnya komputernya dalam kondisi baik, terlindungi dengan anti virus, dan sebaiknya memakai USB, eh, UPS, agar kalau mati lampu (anak jaman dulu bilangnya mati lampu) komputernya masih nyala tra..la..la.

3. Cek IP komputer server itu, jika masih DHCP, tolong dibuat manual, caranya gimana? Tinggal telepon staf TI di kantor anda, hahaa…. Gini caranya,






4. Masuk ke Network and Sharing Center, klik di gambar atau tulisan ethernet, lalu klik details. Nanti muncul details alamat jaringan komputer anda, catat, jika DHCP enabled yes, maka perlu dimanualkan.



5. Klik Properties, pilih Internet Protocol Version-4, dan Properties lagi untuk memasukkan secara manual alamat IP dan turunannya, berdasarkan catatan tadi. Ribet ya? Ya udah panggil aja staf TI-nya yah, hahaa…



6. Lalu pada komputer server, temukan folder instalasi Aplikasi SAS 2018, biasanya di Drive C. temukan file notepad txt, namanya IPSERVER. Nah buka dan kosongkan isinya.





7. Kemudian di komputer lain, komputer yang mengakses SAS 2018 dan ingin dikoneksikan dengan server, temukan file notepad txt tadi, namanya sama, IPSERVER, tapi kali ini diisikan alamat IP komputer server.

8. Mudah bukan… voilla!! … Aplikasi SAS 2018 berhasil bekerja, gajian pun lancar. Ternyata yang dimaksud dengan nembak IP itu cuma poin 7 di atas, gitu doank ternyata, tapi jadi beban pikiran berhari-hari karena gak ada di mana-mana caranya.

😊😊

NB: Tujuan saya membuat postingan blog ini adalah untuk transfer of knowledge, karena ternyata caranya sangat mudah, namun kenyataannya banyak pengelola keuangan yang kesulitan. Budayakanlah menulis apa yang anda lakukan, dan lakukanlah apa yang anda tulis. 😉


1 comments:

Anonymous said...

isi notepad poin 7 gmn kak?